Hasilnya, sebanyak 8.370 dolar Singapura (sekitar Rp 55 juta) dan Rp 1 juta berhasil dikumpulkan untuk diserahkan ke keluarga Puji.
"Sudah kita serahkan ke KBRI Singapura, nanti mereka yang akan serahkan ke keluarga Puji," kata koordinator sumbangan, Ellen Widyasari, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (30/4/2010).
Ellen menceritakan, sumbangan ini berasal dari seluruh WNI yang ada di Singapura. Mereka secara inisiatif menyisihkan uang mereka.
"Informasinya kita sebar dari mailing list-mailing list yang ada," tambah Ellen.
Uang itu, dikumpulkan ke rekening pribadi Ellen di Bank DBS selama dua hari. Pengumpulan ini sendiri sudah ditutup setelah uang tersebut diserahkan ke KBRI.
Puji meninggal dunia setelah tertabrak sebuah bus saat menggendong anak majikannya pada Sabtu 24 April malam. Dia melempar anak majikannya ke depan sehingga anak yang masih berusia setahun itu hanya menderita luka gores.
Puji dilarikan ke Rumah Sakit National University Hospital, namun dia meninggal hari itu juga akibat luka-lukanya yang parah.
(mok/nrl)










































