"Memang itu harus dilihat dulu. Di lantai 1 masih ada reruntuhan yang belum dibongkar, harus ditemukan benda, kalau itu betul meteorit ada bendanya," ujar profesor Lapan di bidang astronomi sekaligus Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan Thomas Djamaluddin.
Hal itu disampaikan Thomas ketika dihubungi detikcom, Jumat (30/4/2010). Thomas menegaskan, tak ada sampah antariksa seperti satelit atau roket yang jatuh di sekitar Jakarta kemarin sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan di Jl Delima VI Gang 2, Duren Sawit, Jakarta Timur hingga Jumat pagi ini masih misterius. Sumber ledakan yang diduga tabung gas belum terbukti, pasalnya 2 tabung gas yang ditemukan di rumah milik Sudarmodjo (70) yang paling parah tingkat kerusakannya, utuh.
Berdasar pantauan detikcom di lokasi, lantai dua rumah korban ledakan misterius itu, Sudarmodjo sudah ambrol akibat ledakan. Bagian atap rumah yang terbongkar terlihat jelas dari lobang di lantai dua, dari lobang itu pula perabotan berjatuhan ke lantai satu.
Lobang juga terlihat menganga di tembok bagian kiri dan kanan yang membatasi rumah Sudarmodjo dengan Sunarti dan Marjuki. Diameter lobang cukup lebar, yakni sekitar 1 meter.
Meski bagian interior hancur berantakan, bagian eksteriornya tampak tidak terlalu terpengaruh. Tembok depan rumah Sudarmodjo yang berwarna putih sama sekali tidak mengalami kerusakan.
(nwk/nrl)










































