Sebut 'Susu', Harus dari Bahan yang Asli

Sebut 'Susu', Harus dari Bahan yang Asli

- detikNews
Jumat, 30 Apr 2010 05:19 WIB
Jakarta - Suatu Asosiasi industri mewakili produsen susu, menyerukan Pemerintah Federal AS untuk 'menindak' produk yang berlabel "susu" tapi berisi kedelai dan non-produk susu. Federasi Produsen Susu Nasional mengatakan adanya penyalahgunaan istilah "susu" dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu tercantum dalam surat Federasi Produsen Susu Nasional dalam suratnya pada Badan Makanan dan Obat-obatan AS.

"Badan Makanan dan Obat- obatan telah mengizinkan arti susu seperti apa yang selama ini banyak digunakan oleh produk-produk kebanyakan, tapi mereka tidak melihat isinya", kata Ketua Federasi Produsen Susu Nasional, Jerry Kozak, seperti yang dilansir AFP, Jumat (30/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan bahwa konsumen tidak akan mendapatkan susu kalau itu berasal dari tanaman, dan tidak bisa mendapatkan keju dari beras atau konsumen akan mendapatkan yoghurt palsu jika terbuat dari kedelai. Keluhan pertama Federasi Produsen Susu Nasional mengenai penyalahgunaan label susu untuk produk-produk yang sebenarnya tidak mengandung susu, namun menurutnya isu ini hanya muncul saat itu saja.

"Tidak hanya 'susu kedelai' saja yang menggunakan istilah susu, tapi juga produk lain seperti yoghurt atau es krim yang banyak terbuat dari bahan-bahan non-susu", kata Jerry.

Federasi Produsen Susu Nasional ini ingin membatasi penggunaan istilah "susu" hanya untuk produk yang benar-benar mengandung susu hewan. Keluhan mereka muncul sejak produk kedelai semakin populer di Amerika.

Menurut Asosiasi Soyfood Amerika Utara, penjualan susu kedelai di Amerika Serikat telah meningkat dari sekitar USD 100 juta pada tahun 1996 menjadi USD 1,1 miliar tahun 2008.
(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads