Persembahan kado istimewa tersebut diserahkan kepada sang ayah dalam sebuah acara peluncuran buku di kantor pusat PP Muhammadiyah, Jl Cikini Raya, Jakarta, Kamis (29/4/2010). Dalam acara tersebut, digelar acara potong tumpeng dan para tamu undangan yang hadir spontan menyanyikan lagu selamat ulang tahun yang diserukan oleh Wanda Hamidah sebagai pembawa acara.
"Seumur-umur baru sekarang ulang tahun ditumpengi," ujar Amien sambil memotong pucuk tumpeng dan menyerahkannya kepada Hanum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setahun lalu saat saya ulang tahun dapat kado sepele tapi istimewa dan berkesan. Dalam seumur hidup saya bapak jarang kasih itu kepada saya sejak kecil," ujar Hanum.
Hanum mengatakan pemberian kado tersebut artinya saat ini sang bapak lebih memiliki waktu luang dan bisa berbagi dengan keluarga.
"Saya berpikir keras bagaimana membalas kado tersebut, akhirnya saya bikin buku memoar. Sejak kecil saya sering ditinggal, banyak pendidikan nilai pengalaman hidup, untuk itulah saya merasa tidak bisa menyimpan sendiri maka saya bagikan ke pembaca. Selamat ultah semoga berkah," tuturnya sambil terisak tangis.
Ketika ditanya mengapa memberi kado buku kepada ayahnya, Hanum mengatakan karena hanya buku yang paling disukai oleh mantan ketua MPR itu.
"Bapak tidak suka selain buku, bapak senang baca, bapak bilang buku sumber ilmu," kata Hanum yang hanya menghabiskan waktu 4 bulan untuk merampungkan buku itu.
Amien menanggapi positif buku karya putrinya tersebut.
"Bagi saya buku ini moving dan touching," kata Amien. (mpr/gah)











































