Di samping terkenal karena kemegahannya, bangunan yang dulu merupakan satu-satunya yang dapat dilihat dari luar angkasa ini, ternyata menyimpan keunikan lain, yakni tradisi gembok cinta.
Tradisi ini dimulai pada 6 November 1999 ketika pengelola tembok raksasa menjulurkan sebuah rantai di dinding tembok besar. Adanya rantai tersebut tentu menarik perhatian, dan lambat laun memulai kebiasaan baru bagi pengunjung Great Wall.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konon, dengan mengunci gembok mereka di tembok raksasa, maka cinta mereka bakal direstui karena halย itu disaksikan tidak hanya oleh tembok raksasa, tapi juga oleh alam dan dunia.
Karena itulah tidak heran bila kini sudah ada ratusan atau bahkan ribuan gembok yang terkunci di rantai di beberapa lokasi tembok raksasa.
Uniknya lagi, yang mempercayai mitos ini ternyata bukanlah hanya penduduk dan turis lokal saja. Tetapi juga turis-turis dari mancanegara yang ternyata juga berharap peruntungan dari mitos ini.
(syu/lrn)











































