"Ya tentunya, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab polri untuk mengamankan apapun kegiatan masyarakat," ujar Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (29/4/2010).
Edward mengatakan, saat ini polri sudah menerima sejumlah pemberitahuan aksi unjuk rasa dari seluruh Indonesia. Semua laporan tersebut dievaluasi Polri untuk melakukan sejumlah antisipasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita komunikasikan bentuknya apa, berapa orang, spanduk yang dibawa, siapa korlap dan sasaran yang dituju," imbuhnya.
Kedua, Polri mengimbau agar kelompok dan elemen masyarakat yang hendak berunjuk rasa agar segera melaporkan. Selain itu mengimbau agar setiap kelompok menjaga agar aksi yang digelar nanti tidak disusupi provokator.
"Dalam arti kelompok ini harus yakin, kelompok mereka tidak 'tersusupi', tidak ada orang yang tidak terkontrol mereka, masuk," terangnya.
Khusus untuk Jakarta, kata Edward, sejumlah antisipasi mengurangi kemacetan telah disiapkan. Beberapa ruas jalur yang nantinya akan dilewati massa dalam jumlah besar akan ditutup dan dialihkan.
"Atau kita minta rutenya diarahkan kita mau sepakati rute mana yang dipakai supaya masyarakat tidak terganggu," tambah Edward.
(ape/lrn)










































