"Kita cari benang merahnya, apa hubungan pengangkatan benda berharga asal muatan kapal tenggelam (BMKT) dan Michael Hatcher," ujar Dirjen PSDKP KKP Aji Sularso dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Timur, Kamis (29/4/2010).
Aji menjelaskan tim terpadu ini terdiri dari unsur Ditjen Sejarah dan Purbakala Kembudpar, TNI AL, Direktorat V Tindak Pidana Tertentu Bareskrim, Direktorat Polisi Perairan Polri, Kejaksaan Agung dan Ditjen PSDKP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain CCTV, ada beberapa penyelam yang ditugaskan di Blanakan. Aji menjelaskan tim ini sudah bekerja di Blanakan. Mereka juga mencatat barang-barang peninggalan dinasti Ming itu dengan sistem komputerisasi. "Kita gunakan barcode agar mudah didata," tambahnya.
Aji menambahkan dugaan awal keterlibatan Hatcher di Blanakan, berdasarkan video promosi Hatcher yang disebar di AS dan Eropa. Dalam video tersebut Hatcher terlihat melakukan penyelaman dan mengambil beberapa keramik di Blanakan. "Kita selidiki terus," tegasnya.
(rdf/lrn)











































