Abu Bakar Ba'asyir usai bertemu dengan kelima pimpinan DPR mengatakan dalam pertemuan yang dikatakannya hanya sebagai silaturahmi tersebut, dia memberi masukan kepada para pimpinan DPR dalam mengelola negara. Menurutnya hanya dengan cara yang sesuai dengan hukum Islam, negara ini akan selamat.
Farchan Hamid, selaku juru bicara pimpinan MPR, mengatakan para pimpinan MPR merasa sangat senang telah bertemu Ba'asyir yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat. Nasihat yang disampaikan Ba'asyir akan ditampung sebagai masukan seorang warga negara sebagai bentuk perhatiannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan wakil ketua dari Partai Golkar Hajriyanto Tohari memaparkan, dalam pertemuan tersebut kelima pimpinan MPR mendapat oleh-oleh dari Ba'asyir berupa sejumlah buku. Buku-buku tersebut berupa sikap-sikap dan pandangan-pandangan keagaman dalam menyoal akidah, tauhid maupun mengelola negara.
"Ini sebuah perkembangan, karena sudah dibukukan. Sebelumnya kan hanya disampaikan secara lisan sehingga mungkin lupa. Kalau dalam bentuk buku seperti ini akan mudah dipelajari dengan seksama berulang-ulang, terlepas kita setuju atau tidak," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ba'asyir juga menitipkan amplop berisi buku-buku untuk diserahkan kepada Yudhoyono dan istrinya. Dua amplop buku tersebut diserahkan kepada Taufiq Kiemas. Taufiq lalu menyerahkan dua amplop besar itu kepada Melani Leimena Suharli, wakil ketua MPR dari Partai Demokrat.
(djo/djo)










































