Kehadiran putra SBY, Ibas, dalam berbagai kampanye Andi semakin memperkuat sinyalemen dukungan Cikeas. Terlebih lagi dengan banyaknya menteri dari Demokrat yang juga ikut mendukung Andi.
Kondisi itu justru bisa jadi bumerang sendiri bagi partai Demokrat. Jika dukungan SBY sebagai penentu kemenangan seseorang, sama saja menodai makna partai itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yudi menilai, seharusnya SBY jangan terlalu memperlihatkan dukungannya kepada salah satu calon. Terlebih dengan posisinya sebagai Ketua Dewan Pembina.
"Secara tidak langsung, yang tersirat SBY tidak cukup demokratis," imbuh Yudi.
Untuk menjaga netralitas, SBY juga seharusnya dapat sedikit menahan Ibas dan para menteri soal pemberian dukungan di depan publik. "Tapi kalau dukungan individu cukup sulit, itu subyektif saja," katanya.
Yudi juga berharap agar Andi tidak kelewat percaya diri dengan dukungan SBY. Sebagai seorang yang mengusung demokrasi, Andi seharusnya dapat menghargai aspirasi dari bawah. (mok/nvc)











































