Hatcher dikenal lewat petualangannya mengangkat Kapal Vec De Geldermalsen di perairan Bintan Timur tahun 1986. Selain itu pengangkatan kapal Tek Sing di Perairan Bangka pada tahun 1999. Kini Harcher diduga beraksi di perairan Blanakan, Subang, Jawa Barat.
"Kami menuntut agar Hatcher ditangkap dan segala aktivitasnya dihentikan," ujar Koordinator Konsorsium Penyelamat Aset Bangsa (KPAB) Endro Soebekti Sadjiman dalam jumpa pers di Hotel Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu dicatat bahwa harta karun bukan milik yang menemukan. Tapi selama ini berada di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif, jelas ini milik negara," ujar direktur Inside M Danial Nafis yang juga hadir.
Hatcher terakhir diketahui melakukan aktivitas di Blanakan , Subang Jawa Barat pada 17 April. Sejumlah proposal berisi rekaman audio visual aktivitas penyelaman Hatcher telah disebar ke AS dan eropa, guna menghimpun dana.
Dalam rekaman itu, Hatcher tampak mengambil ratusan porselen China peninggalan dinasti Ming.
"Ini harus dihentikan," tegas Daniel. (rdf/gus)











































