"Insyaallah kita akan undang sekitar 400 undangan. Ada Dubes dari negera sahabat, para menteri dari NU, pimpinan lembaga tinggi negara, dan kader NU yang di parlemen," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj kepada detikcom, Rabu (28/4/2010).
Pertemuan pertama yang melibatkan para kader NU yang menjadi pejabat negara setelah Muktamar di Makassar ini akan digelar di Gedung Pegadaian, Jl Kramat Raya, Jakarta, malam nanti selepas Isya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua sudah kita undang. Insyaallah, Pak Nuh, Pak Muhaimin, Pak Suryadharma semua datang. Selain para Dubes yang kita undang," paparnya.
Saat ditanya soal agenda pertemuan nanti malam, Said mengaku tidak ada desain khusus. Hanya saja akan sangat terkait dengan soal perkenalan dan keakraban pengurus. Acara hanya akan diisi sambutan dari Rais Am PBNU KH Sahal Mahfudz dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj.
"Tidak ada agenda khusus, ya hanya perkenalan pengurus. Karena di PBNU itu tidak ada pelantikan. Ya, nanti mungkin ada tausiyah dari Kiai Sahal dan sepatah kata dari saya," paparnya.
Saat ditanya soal masih adanya beberapa kelompok yang tidak puas dengan hasil penyusunan kepengurusan, Said hanya meminta bersabar. Sebab, dalam kepemimpinan di NU memang akan selalu menemui dinamika.
"Ya, itu biasa. Insyaallah 3 bulan selesailah. Saya masih ingat pesan Gus Dur, kalau mau memimpin NU, ya harus siap dengan semua itu. Saya masih memegang nasihat beliau itu," pungkasnya.
(yid/nrl)











































