"Pemeriksaan selanjutnya Senin (3/5) depan," kata Farhat Abbas, kuasa hukum Asnun, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (28/4/2010).
Farhat mengatakan, kliennya tidak bisa menghadiri pemeriksaan hari ini karena alasan sakit. Selain itu saat ini Asnun juga sedang berada di Tuban, Jawa Timur, untuk urusan keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia merasa terdesak. Tapi saya katakan tidak ada suap dan penerimaan uang," kilah Farhat.
Hakim Asnun pernah membuat pengakuan menerima Rp 50 juta dari Gayus saat diperiksa KY. Uang tersebut diterima Asnun di rumahnya dengan panitera pengadilan dan sopirnya menjadi penghubung dirinya dengan Gayus.
(ape/lh)











































