Seperti dilansir NBC, Rabu (28/4/2010), pejabat federal AS mengidentifikasi penumpang yang berulah itu bernama Derek Stansberry (26). Dia adalah seorang kontraktor asal Florida yang melakukan perjalanan sendirian. Namun setelah diselidiki, paspor yang dimiliki oleh Stanberry adalah asli.
Tak lama setelah mengaku akan mengebom pesawat, pria tersebut langsung ditarik ke belakang pesawat oleh pramugari untuk dimintai keterangan lebih lanjut atas pernyataannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di Bandara Bangor, kopor milik Stansberry yang diakuinya terdapat bahan peledak akhirnya digeledah. Setelah diperiksa, ternyata tidak ada barang yang mencurigakan atau berbahaya ditemukan.
(anw/asp)











































