"Menurut saya tidak ada pelanggaran HAM. Kenapa, karena kami terlahir juga memiliki HAM," ujar Harianto Badjoeri usai didaulat menjadi Ketua Pengurus Harian Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI dan Polri (FKPPI) DKI Jakarta di Hotel Grand Cempaka, Jl Soeprapto, Jakarta Pusat, Selasa (27/4/2010).
HB panggilan sapaan Badjoeri, mengaku jika dirinya selalu siap diperiksa terkait bentrokan yang menewaskan tiga anak buahnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya isu Rp 11 miliar yang digelontorkan PT Pelindo II kepada dirinya untuk memuluskan penertiban bangunan di area makam Mbah Priok, HB pun membantah isu tersebut.
"Saya tidak pernah menerima dana itu, saya juga tidak tahu kabar tersebut dari mana," pungkas HB.
(her/anw)











































