Kapolsek Ciputat AKP Ngisa Asnari saat dikonfirmasi membenarkan penemuan tersebut. "Ditemukan tadi pagi. Kami masih melakukan penyelidikan," kata Ngisa, Selasa (27/4).
Namun Ngisa enggan menjelaskan identitas korban. "Masih diselidiki," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil itu terparkir di depan kantor Arstek sekitar pukul 19.00 WIB. Saat saksi menghampiri mobil, saksi melihat korban tergeletak miring dengan kaki menekuk di antara jok depan dan belakang. Mulut korban dilakban, kepala terbungkus kantong plastik hitam serta tangan dan kaki terikat tali.
Sementara pintu kendaraan dalam keadaan terkunci. Saksi kemudian langsung menghubungi polisi untuk mengabarkan penemuannya.
Petugas Polsek Ciputat dan Polres Jakarta Selatan yang mendatangi lokasi kemudian melakukan olah TKP dan pengidentifikasian jenazah korban. Korban yang ketika itu mengenakan kaos hijau polos dan celana panjang jeans biru lalu dievakuasi ke RS Fatmawati.
Rencananya jenazah korban diterbangkan ke Pakistan untuk dimakamkan. Namun saat ini pihak keluarga masih menunggu proses administrasi dari pihak Kedubes Pakistan dan Imigrasi.Β "Saat ini masih berada di kamar jenazah RS Fatmawati," jelas Ngisa.
Di tubuh korban ditemukan sejumlah luka lebam akibat hantaman benda tumpul di bagian dahi, lengan dan dada kiri.
Sementara menurut sumber, korban pamit kepada keluarganya untuk pergi ke Tangerang pada Jumat (23/4). Namun, hingga Senin, korban tidak tidak pulang bahkan telepon yang dihubungi keluarganya tidak aktif. Korban diketahui sebagai pengusaha jual beli mobil bekas di Kemayoran, Jakarta Pusat.
(mei/nrl)










































