"Ada pertanyaan, negara mana yang paling berpotensi mengancam Indonesia, hasilnya 48 persen mahasiswa menjawab Malaysia," kata Wakil Dekan FISIP UI Eddy Prasetyono saat ditemui di Kampus UI, Depok, Selasa (27/4/2010).
Selain Malaysia, empat negara lainnya yang dipersepsi mahasiswa FISIP UI sebagai ancaman keamanan utama bagi Indonesia adalah Amerika Serikat (27,6 persen), China (12 persen), Australia dan Singapura (masing-masing 3,6 persen).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
survei itu dibagi dalam 2 kategori yaitu pengetahuan tentang ASEAN, dengan pertanyaan antara lain kapan ASEAN dibentuk dan siapa Sekjennya.
"Hasilnya baik, mereka mengenal ASEAN," kata Eddy.
Sedang pertanyaan soal negara yang paling mengancam muncul saat ditanya persepsi mahasiswa tentang negara-negara yang tergabung dalam ASEAN. Selain soal negara yang paling mengancam, para mahasiswa juga menyebut Malaysia sebagai negara kompetitor.
"Pertanyaan soal negara mana yang perlu diantisipasi sebagai kompetitor, jawabannya 70 persen Malaysia," tambah Eddy.
Dia menegaskan, survei itu merupakan hasil persepsi, jadi tidak bisa diukur. Alasan yang memicu jawaban itu mungkin adalah terlalu banyaknya masalah antara Indonesia dan Malaysia.
"Seperti TKI, Ambalat, illegal logging. Nah itu kan bagian masalah yang bisa dipahami oleh remaja-remaja sekarang," tutupnya.
(ndr/nrl)










































