Jack Lord (30) bekerja sebagai PNS pemerintah pusat di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Riau, di bawah Kemendiknas. Jack, selama 8 tahun menjadi PNS, dua kali meraih penghargaan sebagai PNS teladan. Walaupun sarjana dengan IPK 3,75, Jack tidak gengsi membawa sapu dan pel untuk membersihkan kantornya.
"Memang dalam penilaian di lingkungan kerja, saya dua kali meraih prestasi PNS Teladan. Tapi jangan sebut saya ini orang yang teladan. Mungkin lebih cocok PNS yang rajin bekerja," kata Jack merendah dalam perbincangan dengan detikcom, di LPMP, Jl Gajah, Pekanbaru, Selasa (27/04/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teladan itukan maknanya sangat luas sekali. Soalnya banyak pekerjaan saya yang belum tentu semuanya benar. Jadi paling cocok saya ini PNS rajin saja," jelas Jack.
Sarjana Ilmu Pemerintahan Fisipol Unri ini sudah mengadukan nasibnya ke Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kemendiknas. Pihak Ditjen juga sudah meminta pekerjaan Jack sebagai tukang sapu dievaluasi karena tidak sesuai dengan gelarnya yang sudah sarjana. Namun rupanya belum ada tanggapan dari Kepala LPMP Riau, Zainal Arifin.
"Pimpinan marah atas surat tersebut. Tapi saya balik bertanya, apakah yang saya lakukan itu salah? Tunjukan dimana salahnya. Tapi pimpinan tidak bisa menjawab," kata Jack.
(cha/fay)











































