"Diketahui bahwa Finlandia memiliki pengalaman dan keahlian dalam pengelolaan hutan. Karena itu kami menjalin kerjasama di wilayah itu," ujar Presiden SBY.
Hal itu disampaikan SBY dalam jumpa pers bersama usai pertemuan kedua pemimpin kepala negara di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (27/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerja sama bilateral itu kami wujudkan misalnya dalam forest management, itu nyata itu konkret. Karena upaya untuk mencegah deforestasi, melaksanakan reforestasi," tutur SBY.
Selain itu, dibahas juga mengenai kerja sama di bidang energi terbarukan. SBY juga mengundang investor Finlandia untuk menanamkan modalnya di Indonesia agar neraca perdagangan kedua negara yang sebelum krisis mencapai US$ 0,5 juta bisa ditingkatkan.
"Kami mengundang investasi dari Finlandia untuk ikut dalam pembangunan ekonomi di Indonesia," ajak SBY.
Sementara itu PM Finlandia Matti Vanhanen mengatakan negaranya memiliki pengalaman dalam mengelola hutan. Karena 70 persen wilayah negaranya ditutupi hutan.
Vanhanen juga mengatakan negaranya menggunakan hutan sebagai sumber biomassa untuk mencukupi kebutuhan energi dalam negerinya.
"Dan Indonesia memiliki sumber yang sangat besar dalam kehutanan dan geothermal. Kami harap institusi penelitian kami bisa bekerja sama dalam hal teknologi hijau," jelas Vanhanen.
Sebelum bertemu Presiden SBY hari ini, Vanhanen yang datang pada Senin 26 April kemarin, berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata. Setelah bertemu Presiden, Vanhanen bertemu Wapres Boediono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, serta menghadiri bisnis forum Indonesia-Finlandia, dan makan malam dengan SBY sebelum meninggalkan Indonesia Rabu 28 April besok.
(nwk/nrl)











































