Pantauan detikcom di lokasi kejadian, Selasa (27/4/2010), massa membakar Daihatsu Xenia dan mobil bak terbuka. Bangunan yang ada di sekitarnya juga jadi korban yaitu satu bangunan utama yang hendak dijadikan sekolah serta 8 bedeng pekerja bangunan. Polisi berjibaku memadamkan amukan api.
Si jago merah yang membakar bangunan hingga pukul 13.00 WIB belum bisa dipadamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga sekitar lokasi terus berdatangan menyaksikan insiden itu.
Imam, salah seorang warga yang terlibat kerusuhan mengatakan, aksi anarkis ini dilakukan karena mereka kesal terhadap pihak yayasan pemilik bangunan wisma itu. Pihak yayasan tersebut dinilai telah melanggar kesepakatan yang pernah dibuat bersama warga.
"Mereka janjinya hanya akan membangun wisma, tapi ternyata juga akan membangun sekolahan. Ini melanggar kesepakatan," ujarnya.
(gus/nrl)











































