"Tempat Sekjen tidak mungkin diisi Ibas, karena sesuai dengan pesan Pak SBY, masih banyak yang senior," kata Sekretaris Tim Andi, Ramadhan Pohan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2010).
Kubu Andi masih menghendaki Anaslah yang akan diplot menjadi Sekjen PD. Hal itu jika Anas mau mengurungkan niatnya bertarung dan bersepakat memilih Andi secara aklamasi dalam Kongres PD nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masuknya Ibas dalam kepengurusan suatu kewajiban. Sebab, Ibas akan selalu merepresentasikan sosok SBY dalam Partai Demokrat. "Ibas tetap jadi pengurus PD. Itu untuk mempermanenkan Pak SBY di PD. Bahkan, amat disarankan Ibas jadi pengurus," paparnya.
Saat ditanya soal isu Tim Andi sudah menyusun struktur kepengurusan, Pohan mengaku mendengar juga soal itu. Namun dia tidak mau mendahului takdir dan akan tetap fokus dalam kerja-kerja pemenangan.
"Saya juga dengar soal itu (susunan kepengurusan). Kalau dia (Agus Hermanto) jadi Waketum, itu pantas sekali, dan tidak terhindarkan. Tapi kalau kita bilang sekarang, kan mendahului takdir," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kubu Andi sudah membuat struktur kepengurusan PD hasil Kongres jika Andi terpilih sebagai pemenang. Dalam isu itu disebutkan, SBY akan menjadi Ketua Majelis Tinggi, Hadi Utomo jadi Ketua Dewan Pembina, Agus Hermanto menjadi Wakil Ketua Umum PD. Marzuki juga akan diberi posisi strategis di Sekretaris Mejelis Tinggi atau Sekretaris Dewan Pembina.
(van/fay)











































