"Kalau jalan kan jauh. Kasihan. Karena itu kita bangun asrama atau rumah kos untuk pelajar," ujar Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini.
Hal ini dikatakan Helmy dalam Rakornis TMMD di Area PRJ Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diharapkan dengan meningkatkan kesejahteraan di perbatasan, tidak ada lagi yang menyeberang," tambah dia.
Sementara itu KSAD Jenderal George Toisutta menjelaskan TNI mengerahkan 54 SSK atau sekitar 5.400 personel di seluruh Indonesia.
"Karena tidak ada operasi militer, maka kegiatan difokuskan pada operasi teritorial," jelas George.
Kegiatan TMMD ini dibiayai oleh APBD Pemda setempat. Hanya biaya makan dan uang saku pasukan yang diambil dari APBN sektor pertahanan.
(mad/nrl)











































