Bentrok Warga di Mandailing Natal, Polisi dan Wartawan Cedera

Bentrok Warga di Mandailing Natal, Polisi dan Wartawan Cedera

- detikNews
Selasa, 27 Apr 2010 03:46 WIB
Medan - Seorang anggota kepolisian dan seorang wartawan terluka setelah truk polisi yang mereka tumpangi dilempari warga di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut), Senin (26/4/2010) malam. Pelemparan itu dilakukan menyusul bentrokan antarwarga yang terjadi di kawasan itu terkait masalah tanah.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kasus tersebut bermula dari bentrokan antara warga Kecamatan Linggapayung dengan warga Kecamatan Natal. Bentrokan itu terjadi pada Senin sore yang terjadi di kawasan perbatasan kedua kecamatan yang jaraknya sekitar 600 kilometer lebih dari Medan, ibukota Sumatera Utara.

Pemicu bentrokan merupakan masalah lama tentang hak ulayat atas tanah, terkait kebun plasma yang dikelola PT Perkebunan Sumatra Utara. Kedua belah pihak sama-sama merasa kebun plasma itu berada di atas tanah adat mereka, namun kebun plasma tersebut ternyata hanya diperuntukkan bagi warga Linggabayu sehingga membuat warga Natal kecewa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum diperoleh laporan tentang adanya korban dalam peristiwa bentrokan itu, tapi hingga Senin malam warga kedua kecamatan saling berjaga-jaga dan melengkapi diri dengan segala jenis senjata seperti batu, tombak dan senjata tajam lainnya. Mereka pun melakukan sweeping.

Untuk mengatasi ini, Kepolisian Resort Mandailing Natal segera mengirim pasukan pengendali massa dengan menggunakan truk polisi. Ikut juga dalam rombongan kontributor RCTI Husein Lubis. Nah, ketika sampai di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, warga langsung melempari truk polisi tersebut dengan batu. Untuk tindakan pengamanan, truk tersebut terpaksa berbalik arah.

โ€œBegitu truk lewat, warga langsung melempari dengan batu. Saya juga terkena. Bagian mata dan hidung luka. Sekarang kami sedang menuju rumah sakit,โ€ kata Husein melalui telepon kepada wartawan di Medan.

Husein menyatakan, selain dirinya, ada juga seorang polisi yang mengalami luka serius di bagian kepala karena terkena lemparan batu tersebut. Saat ini mereka dalam perjalanan menuju rumah sakit di Panyabungan, ibukota Mandailing Natal, sekitar 75 kilometer dari lokasi kejadian.

(rul/ape)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads