"Zubaedah memang dekat dengan pria yang juga tetangganya. Mereka berencana akan segera menikah," kata Syukur, paman korban di RSUD Kota Magelang, Jawa Tengah, Senin (26/4/2010).
Menurut Syukur, kabar itu rupanya membuah Muhyidin cemburu. Dan beberapa hari lalu, pria tersebut sempat mendatanginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhyidin pun akhirnya mendatangi rumah Zubaedah di Dusun Sisih, Desa Selomoyo, Kecamatan Kaliangkrik, Magelang, untuk menyatakan keinginannya. Tapi keinginan Muhyidin itu ditolak mentah-mentah oleh Zubaedah. Saat itu, Muhyidin juga sempat marah namun tidak sampai terjadi penganiayaan.
"Dia hanya mendobrak pintu rumah keponakan saya kemudian pulang," ungkap Syukur.
Menurut Syukur, Muhyidin memang sudah lama memiliki tabiat buruk. Muhyidin sering berperlaku kasar dan menganiaya Zubaedah saat keduanya masih berumah tangga.
"Keponakan saya sudah tidak tahan dengan kelakuan suaminya. Makanya dia langsung minta cerai," tegas Syukur.Β Β
Sebelumnya diberitakan, Muhyidin tega membunuh mantan istrinya Zubaedah dengan cara yang sadis. Muhyidin kecewa karena keinginannya untuk rujuk tidak ditanggapi Zubaedah. Usai membunuh mantan istrinya, Muhyidin kemudian menyerahkan diri ke polisi. (djo/djo)










































