Menolak Rujuk, Siti Zubaedah Dibunuh Mantan Suami

Menolak Rujuk, Siti Zubaedah Dibunuh Mantan Suami

- detikNews
Senin, 26 Apr 2010 17:45 WIB
Magelang - Cinta ditolak, parang pun bertindak. Begitulah kelakukan Muhyidin (28). Dia tega membunuh mantan istrinya Siti Zubaedah dengan sadis gara-gara menolak diajak rujuk. Muhyidin dan Zubaedah resmi bercerai 1 tahun yang lalu.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Dusun Semawang RT 03 RW II Desa Balerejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (26/04/10).

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 06.00 WIB, Zubaedah pergi bersama ibunya, Ayem, ke Pasang Bandongan untuk berjualan sayur. Namun saat baru berjalan kaki sekitar 200 meter dari rumah, tiba-tiba mereka dicegat oleh Muhyidin. Pria tersebut menyatakan keinginannya untuk rujuk dengan Zubaedah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya permintaan Muhyidin ditanggapi dingin mantan istrinya. Zubaedah menolak keinginan Muhyidin untuk kembali membina mahligai rumah tangga. Muhyidin tidak menyerah begitu saja. Dia terus memaksa agar Zubaedah mau kembali ke pelukannya.

Melihat sikap mantan menantunya yang terus memaksa putrinya, Ayem pun angkat bicara. Dia meminta Mahyidin berhenti meminta Zubaedah rujuk. Tapi tak disangka, Muhyidin marah karena menganggap Ayem ikut campur urusannya. Dia kemudian mencabut parang dan menghujamkannya ke Zubaedah.

Muhyidin mengamuk membabibuta. Dia terus membacokan parang ke kepala, wajah dan leher Zubaedah yang tak sempat mengelak sedikit pun. Akibatnya, wanita muda malang itu tewas di tempat kejadian dengan sejumlah luka parah di kepala, wajah dan lehernya.

"Usai membacok Zubaedah, pelaku langsung melarikan diri. Dia menodong tulang ojek yang kebetulan lewat. Sedangkan Bu Ayem pingsan," kata Kholiq, saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

Menurut Kholiq, tidak ada satupun warga yang berani menghentikan aksi biadab Muhyidin. Mereka takut mendekat karena Muhyidin saat itu terlihat sangat marah.

Serahkan Diri


Muhyidin ternyata tidak berusaha melarikan diri usai membantai mantan istrinya. Dia menyerahkan diri ke Polsek Bandongan, Magelang, Jawa Tengah.

"Setelah membunuh, pelaku langsung menodongkan parang kepada salah seorang tukang ojek. Tapi dia minta diantar ke Polsek Bandongan," ujar Kapolsek Kaliangkrik, AKP Faizul

Kepada petugas Polsek Bandongan, Muhyidin terus terang mengaku baru saja membunuh bekas istrinya di Kaliangkrik. Dia menyerahkan diri karena takut menjadi korban amuk massa.

(djo/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini