Sebanyak 46 personel Angkatan Laut Korsel tewas dalam peristiwa maut itu.
"Republik Korea tak akan melupakan pengorbanan mulia kalian," tulis Presiden Korsel Lee Myung Bak di buku tamu di sebuah kuil di luar City Hall, Seoul seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (26/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Korsel sejauh ini belum secara langsung menyalahkan Korut atas insiden pada 26 Maret itu. Dalam insiden itu, kapal perang Cheonan meledak dan tenggelam di dekat perbatasan Korsel-Korut yang dilanda konflik.
Namun Menteri Pertahanan Korsel Kim Tae Young sebelumnya mengatakan, serangan torpedo merupakan penyebab paling mungkin yang menyebabkan kapal Cheonan terbelah dua.
Hari berkabung nasional ini akan berakhir pada Kamis, 29 April mendatang dengan pemakaman massal di basis Angkatan Laut di Pyeongtaek, sebelah selatan Seoul.
(ita/ita)










































