"Saya kira itu bisa diwakili realitas. Praktek seperti itu tak berdiri sendiri. Ada oknum yang memfasilitasinya," kata politisi PKS, Nasir Jamil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/4/2010).
Nasir mengatakan, oknum yang memfasilitasi pengacara dalam berbuat kotor itu bisa dari permintaan pengacara itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu pun harus bayar ganti rugi. Ini seolah-olah negeri ini tidak ada polisi yang dapat dipercaya, jaksa yang dipercaya, hakim yang dipercaya, pengacara yang dipercaya," jelasnya.
Namun meski begitu, masyarakat juga tidak boleh saling menyalahkan. Sikap menyalahkan satu sama lain tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada.
"Itu tidak sehat. Bagaimana kita bisa memperbaiki kalau menyalahkan satu sama lain," pungkasnya.
(gus/anw)










































