"Pengacara yang baru pertama kali bertemu disuruh bawa uang itu bukan hal yang baru. Banyak pengakuan seperti itu. Itu bukan hal yang luar biasa," kata Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Zainal Arifin Mochtar pada detikcom, Senin (26/4/2010).
Menurut dia, pernyataan Hotman yang mengaku dirinya tidak bersih tidak akan berarti apa-apa jika Hotman tidak menyebut kepada siapa, berapa banyak dan untuk kasus apa uang tersebut diserahkan. "Saya baru akui luar biasa jika dia mengakui bawa uang itu untuk siapa, berapa banyak dan untuk perkara apa," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya nggak tahu soal begitu," ujarnya.
Asep juga tidak mau mengomentari pernyataan Hotman. Baginya, kejujuran dikembalikan ke diri masing-masing individu.
"Saya nggak mau ikut campur. Orang mau jujur, mau nggak (jujur), itu urusan mereka. Dosa saya juga banyak," kata Asep yang sekarang menjadi akademisi ini.
(mei/nrl)











































