Pernyataan itu disampaikan Kaban kepada wartawan usai diambil sumpahnya sebagai ketua umum terpilih di arena Muktamar III PBB yang berlangsung di Convention Hall, Hotel Tiara, Jl. Cut Mutia, Medan, Senin (26/4/2010) pagi.
“Ini merupakan tugas yang berat dari muktamirin, karena memang tantangan ke depan cukup berat,” kata Kaban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Yang penting, ada komitmen untuk bekerja bersama dalam satu team work, kebersamaan untuk membangun partai,” kata Kaban.
Menanggapi kericuhan yang sempat terjadi di arena muktamar dan kekecewaan Ali Mochtar Ngabalin terhadap pelaksanaan muktamar, menurut Kaban hal itu bagian dari proses yang berkembang dalam muktamar. Dia menilai semuanya sudah melalui mekanisme yang ada. Prosesnya terbuka bagi semua muktamirin.
“Itu dinamika yang biasa terjadi dalam muktamar. Lumrah saja itu,” tutupnya.
(rul/mad)











































