“Memang tidak ada yang salah, jika Pak Yusril menjadi ketua umum kembali, tetapi ini kan sebuah kemunduran,” tukas Ngabalin kepada wartawan, Minggu (25/4/2010) malam di arena Muktamar III PBB di Hotel Tiara, Jl.Cut Meutia, Medan.
Menurut Ngabalin, posisi Yusril yang paling tepat tetaplah berada di Majelis Syuro. Dengan demikian dia tetap dapat memberikan arahan-arahan yang terbaik bagi partai. Jika kemudian menduduki kembali posisi ketua umum, maka hal ini akan memberikan gambaran masalah kaderisasi yang tidak berjalan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini masih dalam kerangka internal partai. Bukan perang seperti Israel dan Palestina. Tidak ada masalah apa-apa,” kata Ngabalin.
Ngabalin menyatakan, posisi yang paling tepat untuk Yusril adalah Ketua Majelis Syuro. Dengan demikian maka regenerasi partai dalam kepengurusan akan berjalan dengan baik.
(rul/mad)










































