Ashgabat -
Aksi sirkus muncul lagi di Turkmenistan, setelah 9 tahun sebelumnya dilarang oleh penguasa. Ratusan anak-anak berjajar di luar sebuah arena di ibukota negara, Ashgabat. Ini kali pertama mereka menyaksikan sirkus.
Sirkus sebelumnya dilarang oleh penguasa negara di Asia Tengah itu yang eksentrik, Saparmurat Niyazov. Niyazov menyebut sirkus sebagai "alien." Demikian dilansir Reuters, Sabtu (24/4/2010).
Niyazov yang memimpin Turkmenistan 21 tahun hingga kematiannya pada 2006, juga melarang bioskop, opera, balet, lip-sync, hingga gigi emas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerusnya, Presiden Kurbanguly Berdykmukhamedov, tampak seperti di foto, menghadiri pembukaan show sirkus dan menyebutnya sebagai bagian dari kegiatan kenegaraan. Sementara, balet, hingga kini masih dilarang.
(nrl/nwk)