"Kekuatan melemahkan KPK masih berjalan. Begitu kuatnya pihak yang ingin mengerdilkan KPK," ujar anggota Komisi III DPR RI, Nasir Jamil, dalam diskusi 'Drama Bibit-Chandra Jilid II' di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/4/2010).
Nasir beranggapan, kemenangan Anggodo atas SKPP Bibit-Chandra justru membuat bingung masyarakat. Seharusnya, lanjut dia, hal ini tak perlu terjadi jika penegakan hukum di negara ini bisa independen.
"Menurut saya ini seperti dagelan hukum, ada ketoprak hukum, masyarakat bingung kok seperti ini. Alangkah lucunya penegakan hukum di negeri ini," tuturnya.
Dijelaskan dia, pelemahan KPK sebenarnya sudah tampak saat pembahasan UU Tipikor di DPR. Nasir berpendapat ada pihak tertentu yang ingin kewenangan KPK dikurangi.
Tapi Nasir menegaskan, Komisi III DPR menginginkan KPK tetap eksis. Jangan sampai KPK dikerdilkan dengan cara dikriminalisasikan kembali anggotanya.
"Ibaratnya tangan diikat, kakinya tidak. Dua pimpinan KPK lain tidak bisa membuat kebijakan," tandasnya.
(nvc/gah)











































