"Dari 192 korban ada 7 orang yang cacat. Kebanyakan dari aparat," kata Ketua Tim Investigasi PMI Ulla Nuchrawaty di Balaikota, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Sabtu (24/4/2010).
Ulla mengatakan, data total korban luka-luka yang dikumpulkan PMI ini berbeda dengan yang dikumpulkan Pemprov DKI Jakarta. PMI mengumpulkan dari 9 rumah sakit dimana para korban dirawat. Sedangkan Pemprov dari 11 rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ulla, pihaknya akan mengkroscek jumlah korban yang dikumpulkan Pemprov dengan yang ditangani Dinas Kesehatan. Pemprov memeriksa 11 rumah sakit di 6 wilayah di Kepulauan Seribu, Bekasi, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.
"Nah mungkin saja 8 korban selisih itu berada di 3 rumah sakit yang belum kita kunjungi," jelasnya.
(gus/gah)











































