"Yang pasti, Partai Bulan Bintang waktu itu tidak memilih Miranda Goeltom sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, selebihnya silahkan lihat BAP, semua sudah saya jelaskan di sana," kata Kaban kepada wartawan di sela Muktamar III Partai Bulan Bintang (PBB) di Hotel Tiara, Jl. Cut Meutia, Medan, Jumat (23/4/2010) malam.
Karena tidak memilih Miranda Goeltom, lanjut Kaban, uang yang diterimanya dari almarhum Abdullah Zaini tentu tidak terkait dengan Miranda, lagi pula memang itu uang utang. Kaban enggan menjelaskan apakah uang tersebut sudah dikembalikan atau belum. Dia hanya menjelaskan, utang tentu harus dibayarkan kembali.
"Oh, harus itu," jawab Kaban ketika ditanya apakah sudah mengembalikan utang tersebut.
Lebih lanjut Kaban menyatakan, segala sesuatu yang berkenaan dengan masalah tersebut sebenarnya sudah dia jelaskan saat diperiksa KPK dan ada dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sebab itu dia minta agar dilihat saja pada BAP.
"Lihat sajalah di BAP," ulang Kaban yang mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum PBB dalam Muktamar III di Medan.
Sebelumnya MS Kaban juga sudah mengklarifikasi jika dirinya memang benar menerima cek dari almarhum Abdullah Zaini. Menurutnya cek tersebut tidak ada kaitannya dengan Miranda.
(rul/Rez)










































