"Saya cuma makai saja. Saya bukan pemasok. Kalau saya pemasok, saya mungkin sudah kaya," kata Mizard pada detikcom di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakselย Jumat (23/4/2010).
Dia juga mengaku bukan pemakai aktif. Putra bungsu dari dokter spesialis ini mengaku baru dua kali mengkonsumsi barang haram itu. "Saya baru dua kali make," akunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ย
"Biar saya melek dan konsentrasi dalam menyelesaikan skripsi saya. Saya geber 3 hari akhirnya lulus semua," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mizard ditangkap sebelum polisi menggerebek pabrik sabu di Villa Nusa Indah III Blok KM 7 No 20, Bojong Kulur, Gunung Putri, Bogor, Rabu lalu. Dalam penggerebekan itu, polisi menahan bos pabrik, Tomi.
Mizard juga baru mengenal Tomi 1,5 bulan lalu. Lulusan kedokteran YARSI tahun 2009 ini mengenal Tomi dari temannya, Hamdani Slamet alias Dani, yang merupakan karyawan di bagian anatomi di RS YARSI.
(mei/Rez)











































