Kapolda Riau, Brigjen Pudji Hartanto Iskandar mengungkapkan itu saat mengunjungi areal pabrik PT Drydock , Jumat (23/04/2010). Menurutnya, secara keseluruhan kondisi di perusahaan telah kondusif. Area pabrik kapal di Tanjung Uncang di tepi laut itu kini telah dijaga ketat oleh pihak Brimob Polda Kepri dan bantuan Brimob Polda Riau.
"Secara keseluruhan kondisi di perusahaan telah kondusif," kata Pudji.
Dia menjelaskan, terkait 36 TKA di perusahaan itu, sampai kini masih dimintai keterangan di Poltabes Barelang. Dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian sudah menemui titik terang akar persoalan terjadinya bentrok di lokasi perusahaan. Namun sejauh ini pihak Polda Kepri belum bersedia menjelaskan secara rinci pemicu kerusuhan tersebut.
Hanya saja Kapolda Kepri telah menyebut inisial B warga India yang dianggap pemicu kerusuhan tersebut. Selain itu Polda Kepri juga mengendus dari 36 orang tersebut adanya tenaga kerja asing yang dianggap menyalahi aturan.
"Untuk urusan tenaga kerja asing yang diduga menyalahir aturan ini, akan kita serahkan ke pihak imigrasi," kata Kapolda Kepri.
(djo/djo)











































