Informasi yang dihimpun detikcom, Jumat (23/04/2010) di sejumlah pelabuhan di Batam, sejak kemarin hingga hari ini banyak terlihat warga negara India meninggalkan Batam dengan tujuan Singapura.
Di pelabuhan Internasional Sekupang, terlihat puluhan tenaga kerja India bersama keluarganya bersiap-siap menuju Singapura. Mereka tidak hanya pekerja di Group Naninda tempat kerusuhan tersebut. Tapi mereka yang pulang ke Singapura ini justru dari perusahaan lainnya yang ada di Batam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya khawatir dengan adanya keributan tersebut. Walau saya bukan bekerja di sana, tapi saya takut kalau terjadi apa-apa dengan keluarga kami yang ada di Batam. Makanya kami mengajukan libur sementara," kata Judas yang bekerja di PT AA Tech Marin, perusahaan yang juga galangan kapal.
Warga India yang meninggalkan Batam, juga mengajak anak istri mereka. Data yang terhimpun sejak kemarin hingga hari ini, di pelabuhan Sekupang ada 38 warga India eksodus. Di pelabuhan Marina, ada 36 orang, pelabuhan Batam Centre ada 12 orang. Dan diperkirakan sejumlah pelabuhan lainnya juga masih banyak warga India lainnya yang keluar dari Batam.
Isu soal eksodus besar-besaran warga India dari Batam memang telah beredar sejak kemarin. Namun Humas Pemkot Batam, Yusfar Hendri, membantah hal tersebut.
(djo/djo)











































