"Kita berkesimpulan, bahwa kasus ini murni kasus internal. Komunikasi yang tidak baik dan cenderung kurang kondusif antara pekerja dari India dengan pekerja kita," ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar usai rapat di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2010).
Muhaimin menambahkan, ada faktor-faktor utama seperti perbedaan tradisi dan budaya yang dimiliki TKA dan pekerja lokal di Indonesia. Segala perbedaan itu harus disosialisasikan kepada TKA dan pekerja lokal agar terjadi hubungan yang harmonis.
"Persiapan-persiapan tenaga kerja asing yang kerja di sini. Termasuk kesiapan tenaga kerja kita untuk mencari pola hubungan dan pola komunikasi dengan tenaga-tenaga Indonesia dan asing," imbuhnya.
Kemudian, pihaknya meminta agar kerusuhan antar pekerja yang merupakan bagian kecil dari kegiatan yang besar tak mengganggu jalannya perusahaan di PT Drydocks. Muhaimin berharap kegiatan operasional cepat berjalan kembali.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan pemerintah akan segera mengantisipasi isu ini agar tidak menjadi isu nasional. "Karena ini isunya sangat internal dan lokal," tandasnya.
Selain Menakertrans, rapat rusuh Batam di Kantor Wapres dihadiri oleh Mendagri Gamawan Fauzi, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan. (nwk/lh)











































