"Bapak Presiden sangat concern dan prihatin. Tadi pagi Presiden telah menginstruksikan untuk segera ditindaklanjuti dan diusut," ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian A Pasha ketika dihubungi wartawan di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2010).
Menurut Julian, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri juga telah melapor langsung pada SBY mengenai rusuh di Batam. SBY, lalu meminta agar kejadian itu diantisipasi agar tidak meluas dan dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu.
Julian menegaskan, kondisi di Batam kini sudah terkendali dan kondusif. Petugas sudah menangani dengan baik atas kerusuhan itu.
Β
"Tidak terlihat lagi adanya kemungkinan kerusuhan yang meluas," kata Julian.
Meski demikian, lanjut Julian, SBY tetap meminta kepada pihak terkait untuk waspada. "Presiden menekankan agar tetap waspada karen hal-hal yang seperti ini tidak diharapkan," tutur Julian.
Julian menegaskan, kerusuhan itu tidak menganggu iklim investasi. "Tak sampai sejauh itu. Antisipasi kemungkinan-kemungkinan yang paling jauh sekali pun tetap harus diperhatikan. Yang terjadi diamati, tidak sampai berdampak kepada investor," ungkap Julian.
Ada instruksi khusus pada Gubernur Kepri? "Tidak. Pihak pemerintah daerah yang saya ketahui tidak," kata dia.
(nik/fay)











































