"Dia punya 7 istri," kata Wakil Direktur I Kamtranas Polri Kombes Pol M Iriawan pada detikcom, Jumat (23/4/2010).
Di rumah istri pertamanya itu, Robin memiliki sebuah warung. Persis di seberang rumahnya, terdapat pom bensin yang tengah dia rencanakan untuk dirampok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi melacak Robin selama 2 bulan. Sejumlah tempat di Sumut, Jambi, dan Jabar, dan rumah-rumah istrinya, disatroni polisi. Hingga kemudian Robin terlacak berada di Ngawi.
"Dahulu dia pernah ketangkep dan 3 kali melarikan diri," ujar Iriawan.
Robin diketahui melakukan aksi perampokan sejak 2005. Tercatat ada 3 warga sipil dan 6 polisi yang tewas di tangannya. Terakhir pada Februari 2010 di Garut, Jawa Barat, dia menembak mati Briptu Endang. Polisi sedang memburu 7 anggota komplotannya. (ndr/nrl)










































