3 TKI Ditembak Polisi, Buruh Migran Demo Kedubes Malaysia

3 TKI Ditembak Polisi, Buruh Migran Demo Kedubes Malaysia

- detikNews
Jumat, 23 Apr 2010 11:16 WIB
3 TKI Ditembak Polisi, Buruh Migran Demo Kedubes Malaysia
Jakarta - 50 Aktivis buruh migran mendemo Kedubes Malaysia. Mereka menuntut pemerintah Negeri Jiran tersebut bertanggung jawab atas insiden penembakan 3 TKI asal Madura, Sanu, Muchlis dan Musdi.

"Kami menuntut Malaysia mengusut dan menuntaskan pelaku penembakan 3 buruh migran Indonesia. Juga menghentikan kriminalisasi buruh Indonesia," kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah dalam aksinya di Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (23/4/2010).

Peristiwa tersebut terjadi 40 hari lalu. Menurut penelusuran Migrant Care, ketiganya ditemukan telah tewas di salah satu kantor polisi di Johor Bahru. Polisi setempat mengaku, mereka menembak karena memergoki Sanu, Muchlis, Musdi tengah merampok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peristiwa tersebut merupakan pelanggaran HAM serius. Tapi tidak ada kemajuan apa pun untuk penuntasannya. Kedubes tidak pernah menyampaikan duka cita kepada pihak keluarga," imbuh Anis.

Selain 3 TKI asal Madura, pendemo juga mengutuk kekejaman penganiayaan kepada TKI Fauziah (23). Migrant Care menduga, Fauziahย  tewas karena dijatuhkan oleh majikannya. Namun, pernyataan resmi pemerintah menyatakan Fauziah bunuh diri.

"Awalnya bunuh diri. Tetapi setelah otopsi ulang di RSCM, organ vitalnya rusak serius karena pelecehan seksual," terang Anis.

Aksi tersebut berjalan sekitar 1 jam. Pendemo mebawa spanduk besar bertuliskan 'Malaysia, Hentikan Membunuh Buruh Migran Indonesia'. Spanduk berwarna hitam itu dicantolkan di pagar utama Kedubes Malaysia. Mereka juga membawa berbagai poster tuntutan tentang kekejaman Malaysia terhadap warga Indonesia di sana. Pendemo juga sempat menyanyikan lagu Gugur Bunga sebagai kehormatan matinya pahlawan devisa.

Akibat demo ini, lalu-lintas dari Mampang menuju Menteng sedikit tersendat di depan Kedubes Malaysia. Sebab, 1 lajur di jalur lambat dipergunakan parkir kendaraan pengamanan polisi. Hingga pukul 11.00 WIB, aksi masih berlangsung.

(Ari/fay)


Berita Terkait