"Dia perampok paling sadis," kata Wakil Direktur I Bareskrim Polri Kombes Pol M Iriawan pada detikcom, Jumat (24/4/2010).
Robin merambah dunia hitam sejak 2005. Aksinya bermula di Sumatera Utara, Jambi, Garut, hingga di tempat kelahirannya di Ngawi, Jawa Timur. Dia tak segan menghabisi korbannya. Sedikitnya nyawa 9 orang melayang setelah ditembusnya dengan peluru panas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban terakhir Robin adalah Briptu Endang Wahyudi. Anggota polisi Polda Jabar ini ditembak pada Februari 2010 saat sedang naik motor.
Peristiwa penembakan dipicu hanya karena Briptu Endang menyenggol kendaraan Robin saat sedang memantau lokasi perampokan di sebuah pom bensin di Samarang, Garut.
"Dia sudah melakukan perampokan 12 kali," ujar Iriawan.
Robin diciduk polisi pada Rabu (21/4) dini hari. Dia dicokok saat sedang berada di rumahnya di Ngawi, Jawa Timur. (ndr/nrl)











































