Hal itu disampaikan Humas Pemkot Batam, Yusfa Hendri dalam perbincangan
dengan detikcom ,Jumat (23/04/2010) di Batam.
Menurutnya, bentrok yang terjadi di perusahaan galangan kapal memang awalnya sempat mempengaruhi sejumlah TKA yang ada di Batam. Namun dengan cepatnya pihak aparat keamanan mengamankan situasi, sehingga hal itu tidak mempengaruhi terjadinya eksodus.
"Yang kita ketahui, kemarin hanya ada 6 orang tenaga asing yang kembali ke
Singapura. Dengan jumlah itu artinya tidak ada terjadi eksodus besar-besaran," katanya.
Pemkot Batam berharap, dengan situasi yang sudah kondusif tidak akan terjadi lagi gesekan antara karyawan dengan pihak manajemen di perusahaan tersebut.
"Kemarin memang sempat ada isu untuk melakukan sweeping tenaga kerja
asing. Tapi mungkin kemarin karyawan masih emosional. Tapi faktanya sampai
hari ini tidak terjadi hal itu," katanya. (cha/nwk)











































