Penasihat Kapolri: Polisi Sering Ditekan Cukong Kayu

Mafia Hutan

Penasihat Kapolri: Polisi Sering Ditekan Cukong Kayu

- detikNews
Jumat, 23 Apr 2010 06:45 WIB
Penasihat Kapolri: Polisi Sering Ditekan Cukong Kayu
Jakarta - Mulai tahun 2005, Kepolisian telah bertindak aktif untuk memberantas mafia kehutanan yang sebenarnya sudah marak sejak masa orde baru. Penegak hukum pun sering mendapatkan tekanan dari para cukong kayu ketika melakukan pengusutan kasus ini.

"Mafia hutan ini sudah berlangsung sejak tahun 1995, dan para mafia ini (mafia hutan) itu bukan pemain tunggal. Tapi sejak 2005 lalu sudah banyak yang kita tindak, walaupun dalam pengusutan penegak hukum juga sering mendapat tekanan dari para pelaku ilegal logging," kata Penasihat Kapolri, Kastorius Sinaga, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/4/2010).

Dia pun meminta temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) soal penghentian kasus ilegal logging jangan langsung diartikan bahwa kepolisian sengaja tidak mau menindaklanjuti. Karena sejak tahun 2005 justru kepolisian telah banyak memproses kasus ini dan telah dilimpahkan ke pengadilan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada tahun 2005 Kepolisian sebenarnya sudah banyak menindakaklanjuti kasus itu untuk selanjutnya diproses di pengadilan, karena sudah lengkap. Namun beberapa ada yang lepas di pengadilan dan saya tidak tahu kenapa. Bahkan di tahun 2006 untuk kasus di Papua itu semua lepasnya dipengadilan," jelasnya.

Kepada ICW, dia juga berpesan agar tidak langsung menuding Kepolisian sebagai dalang penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) sesuai temuan mereka. Karena sejauh ini polisi telah banyak bertindak.

"Jangan mafia kehutanan ini, langsung dihubungkan dengan dua Jendral Polisi. Jangan buat seolah-olah ini baru, karena kita sudah bekerja keras memberantas ini, kalau pun itu masih ada hanya tinggal cukong-cukongnya, bukan yang besar-besar seperti dulu," tutupnya.
(lia/irw)


Berita Terkait