Putra pasangan Luki Weheb (48) dan Petronela Weheb (44) terpaksa berhenti menimba ilmu saat diserang penyakit lumpuh sewaktu duduk di bangku sekolah dasar dahulu.
"Sejak kelas 5 SD, saya sudah tidak sekolah lagi. Karena saya sudah sangat sulit untuk berjalan. Dalam hati kecil saya, sebenarnya saya ingin sekali tetap bersekolah," kata Samuel di rumah kontrakannya, Jalan Kalisari 8, Gang Swadaya, RT 12 RW 08 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (22/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Samuel tidak patah semangat. Jika sembuh nanti, ia ingin menjadi pendeta.
"Jika memang Tuhan memberikan saya kesembuhan, saya sudah berjanji dengan pendeta kalau saya ingin menjadi pendeta saja," ujar Samuel.
Sama seperti sang adik, Mestenom juga ingin jadi polisi. "Saya juga ingin menjadi polisi. Tetapi karena sakit, saya akan buka usaha saja jika sembuh nanti, buat jendela dan kursi," kata Mestenom. (aan/nrl)











































