"Kemungkinan ke situ bisa saja. Semua kemungkinan bisa saja," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Anjan Pramuka Putra saat dihubungi wartawan, Kamis (22/4/2010).
Polisi kini tengah mendalami asal pasokan bahan baku sabu yang dipasok oleh MHM itu. "Kita masih dalami, dari mana yang bersangkutan mendapatkan bahan baku tersebut," katanya.
Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek pabrik sabu di Villa Nusa Indah 3 KM 7 Bojong Kulur, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Rabu 21 April kemarin. Polisi menahan 5 tersangka dalam kasus tersebut.
Selama setahun, pabrik itu mampu menghasilkan 2,7 Kg sabu dengan nilai omset mencapai Rp 4 miliar per tahun.
Beberapa barang bukti yang disita dari TKP antara lain plastik sabu ukuran 1 gram, 1 jeriken besar berisi cairang bening, 1 jeriken sedang berisi cairan merah, 1 jeriken sedang berisi cairan bening, 1 jeriken kecil berisi cairan bening, 1 botol plastik berisi cairan bening, 1 botol coklat berisi kristal warna coklat, 1 plastik serbuk warna coklat, 1 almunium foil, kondensor, kompor listrik, botol kaca ukuran 5.000 ml, mesin pompa air, selang plastik, timbangan elektrik, dan masker 3M.
(mei/nik)











































