"38 Orang berangkat Rabu kemarin. Sisanya hari ini dan besok," kata Konselor KBRI Berlin Agus Priono kepada detikcom, Kamis (22/4/2010).
81 WNI terdampar di Dusseldorf sejak Sabtu (17/4/2010). Mereka dalam perjalanan pulang dari tur wisata di sejumlah negara Eropa. Namun bencana debu vulkanik membuat mereka tidak bisa pulang.
Maskapai Emirates tidak memberikan jaminan makan dan penginapan karena alasan force majeure. Konjen RI di Frankfurt memberi bantuan logistik pada Senin (19/4/2010) kemarin. Para WNI ini pun dibantu mendapatkan jadwal baru kepulangan mereka dari Emirates.
Pada Selasa (20/4/2010), bandara Dusseldorf kembali dibuka. Namun kepulangan para WNI ini kembali tertunda. Rupanya prioritas pertama diberikan kepada maskapai Jerman Lufthansa.
"Di Jerman baru Lufthansa yang mulai terbang," kata Mario Suharsono kepada detikcom saat itu.
(fay/lrn)











































