"Cucu saya mana?," tanya Susno dikediamannya Jl Cibodas No 7 Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Rabu (21/4/2010).
Kemudian dari dalam rumah keluarlah dua bocah berambut cepak menghampiri sang kakek. Keduanya langsung loncat bergantian dan memeluk erat sang jenderal bintang tiga itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suasana pemeriksaan bagus, berjalan kooperatif, jadi lancar," ujar Susno.
Susno masih enggan menceritakan seputar materi pemeriksaannya. Menurutnya saat ini bukan waktu yang tepat untuk membeberkan isi pemeriksaan karena penyidikan belum selesai.
"Belum bisa diungkapkan karena belum selesai. Kita selesaikan dulu agar tidak mengganggu penyidikan," tutur Susno.
Susno juga bercerita mengenai dua penghargaan yang diterimanya hari ini. Penghargaan pertama diberikan oleh Komunitas Pengusaha Anti Suap (Kupas) yang kedua diberikan oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni).
"Ini saya dapat 2 penghargaan, satu dari Kupas soal Whistle Blower, diberi piala warna bening sebagai simbol transparansi. Tadi juga dapat dari Iluni tapi saya tidak sempat datang karena masih diperiksa," kata Susno sambil mengangkat kedua trofi penghargaannya tersebut.
Susno kembali membantah jika dirinya dikatakan menghindar dari wartawan ketika usai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri. Dia hanya menjalankan peraturan yang ada karena status dirinya sebagai saksi juga merupakan seorang tamu. "Apapun maunya penyidik kita akan kooperatif," pungkasnya.
Setelah para pencari berita puas bertanya, Susno pun masuk kedalam rumah dan disambut oleh keluarga dan kerabat. Peluk sayang dan cium tangan juga pipi pun menghangatkan suasana rumah.
(mpr/nwk)











































