"Dari dulu Pak SBY tidak begitu mencampuri urusan ketua umum. Sampai sekarang, secara formal Pak SBY masih netral. Dalam rapat-rapat tertutup pun juga tidak berpihak. Semuanya direstui untuk maju," kata Mubarok kepada detikcom, Rabu (21/4/2010).
Menurut Mubarok, Anas dengan gaya dan kemampuannya akan sepenuh hati melanjutkan perjuangan dan visi-misi SBY. Sebab, dengan cara itulah partai berlambang bintang mercy ini akan tetap besar dan jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mubarok pun mengaku ada keluarga SBY yang juga mendukung Anas sebagai calon ketua umum. Namun, tim Anas tidak mau menjual nama besar itu dengan mengumbar di media sebagaimana lawan-lawannya. Sebab, Anas menjaga martabat keluarga yang sangat dihormati tersebut.
"Saya tahu, keluarga yang pro Anas itu juga ada. Kita tidak mau mengekspose dukungan keluarga. Kalau ada calon lain melakukan itu, biarkan saja. Pengurus DPC kan sekarang sudah cerdas-cerdas," paparnya.
Untuk diketahui, dalam beberapa kesempatan tim Andi Mallarangeng terus mengkampanyekan dukungan keluarga SBY kepada Andi. Bahkan secara terang-terangan tim sukses Andi yang juga ketua DPD PD DKI Jakarta Nahrawi Ramli mengklaim SBY hanya mendukung dan memberi restu Andi.
Klaim kubu Andi ini memang beralasan, sebab anak SBY, Ibas Yudhoyono memang masuk dalam jajaran tim sukses Andi yang ikut road show dan kampanye untuk kemenangan Andi. Bahkan dalam beberapa momen konsolidasi tim Andi, Ibas lah yang membacakan deklarasi dukungan DPD dan DPC yang hadir.
(yid/ndr)











































