"Kita sudah terima laporan korban anggota DPRD DKI Andyka yang diduga dilakukan oleh Satpol PP," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (21/4/2010).
Dijelaskan Boy, saat peristiwa terjadi, Andyka bersama rekan-rekannya berkunjung ke makam Mbah Priok untuk melakukan mediasi dengan tokoh masyarakat di sana. Namun saat mediasi, tiba-tiba sejumlah orang berseragam Satpol PP menghampiri dan langsung mengeroyok Andyka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Andyka, seorang buruh bernama Salih (44) dan keluarga Bayu, bocah berusia 14 tahun yang kini kritis di RS akibat dipukul Satpol PP juga telah melaporkan tindak kekerasan satuan penegak Perda ini ke Polda Metro Jaya, Selasa (20/4/2010) kemarin.
Bukan hanya warga saja yang melapor. Anggota polisi yang kena lemparan batu warga juga telah melaporkan kejadian yang menimpanya.
"Anggota Polri Iptu Mulyadi, anggota Polres Tanjung Priok terluka dan sudah
melapor,"tandasnya.
Rencana penggusuran di Makam Mbah Priok, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara berbuntut petaka. 3 orang tewas dan 130 orang lainnya terluka akibat bentrokan tersebut.
(mei/gun)











































