"Jangan karena keterpurukan kita kemarin, kita jadi tidur terus, kita harus bangkit!" ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Masyarakat Satpol PP DKI Jakarta, Heru Joko Santoso, saat memberikan arahan di parkir timur Monas, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2010).
Heru yang bertindak sebagai inspektur upacara, terus memompa semangat anak buahnya agar tidak takut. Posisi mereka aman karena dilindungi oleh UU No 32 Tahun 2004.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menepis soal tudingan adanya sweeping yang dilakukan beberapa ormas terhadap mereka. "Jangan takut adanya sweeping, karena panglima dari FPI dan FBR sudah mengatakan mereka mendukung Satpol PP dan tidak ada sweeping terhadap Satpol PP. Kalau ada yang sweeping itu hanya preman, lawan saja jangan takut," tegasnya.
Apel ini diikuti sekitar 400 anggota Satpol PP yang biasanya ditempatkan di Balaikota dan Monas. Mereka mengenakan seragam kebesaran mereka. Selain di Monas, acara serupa juga dilakukan di lima wilayah administrasi Jakarta.
Dalam kesempatan ini, mereka juga mendoakan tiga rekan mereka yang tewas saat bentrokan lalu, yakni Ahmad Tajudin, Soepoeno dan Israel Jaya. Kepala Satpol PP yang sudah dinonaktifkan, Haryanto Badjuri, tidak terlihat dalam acara ini.
(mok/nrl)











































